Ibadah

Sirah Nabawiyah 32 : Kaum Quraisy mendengar perihal dakwah secara global

Sirah Nabawiyah 32 : Kaum Quraisy mendengar perihal dakwah secara global Meskipun dakwah pada tahapan ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan bersifat individu, namun perihal beritanya sampai juga ke telinga kaum Quraisy. Hanya saja, mereka belum mempermasalahkannya karena Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam tidak pernah menyinggung agama mereka ataupun tuhan-tuhan mereka. Tiga tahunpun berlalu sementara dakwah masih berjalan secara sembunyi-sembunyi dan individu; …

Read More »

Sirah Nabawiyah 31 : Perintah Shalat (Sebelum shalat 5 waktu)

Sirah Nabawiyah 31 : Perintah Shalat (Sebelum shalat 5 waktu) Termasuk wahyu pertama yang turun adalah perintah mendirikan shalat. Ibnu Hajar berkata: “sebelum terjadinya Isra’, beliau Shallallâhu ‘alaihi wasallam secara qath’i pernah melakukan shalat, demikian pula dengan para shahabat akan tetapi yang diperselisihkan apakah ada shalat lain yang telah diwajibkan sebelum (diwajibkannya) shalat lima waktu ataukah tidak?. Ada pendapat yang …

Read More »

Sirah Nabawiyah 30 : Tahapan Dakwah Sirriyyah selama tiga tahun

Sirah Nabawiyah 30 : TAHAPAN PERTAMA BERJIHAD MELALUI DAKWAH KEPADA ALLAH Tahapan Dakwah Sirriyyah selama tiga tahun Kemudian, Abu Bakr bergiat dalam mendakwahi Islam. Dia adalah sosok laki-laki yang lembut, disenangi, fleksibel dan berbudi baik. Para tokoh kaumnya selalu mengunjunginya dan sudah tidak asing dengan kepribadiannya karena keintelekan, kesuksesan dalam berbisnis dan pergaulannya yang luwes. Dia terus berdakwah kepada orang-orang …

Read More »

Sirah Nabawiyah 28 : Sekilas ulasan tentang urutan kronologi turunnya wahyu (2)

Sirah Nabawiyah 28 : Sekilas ulasan tentang urutan kronologi turunnya wahyu (2) Keempat, berupa bunyi gemerincing lonceng yang datang kepada beliau; peristiwa ini merupakan pengalaman yang paling berat bagi beliau dimana malaikat memakai cara ini hingga membuat keningnya mengerut bersimbah peluh. Ini terjadi di hari yang amat dingin. Demikian pula, mengakibatkan onta beliau duduk bersimpuh ke bumi bila beliau menungganginya. …

Read More »

Sirah Nabawiyah 27 : Sekilas ulasan tentang urutan kronologi turunnya wahyu

Sirah Nabawiyah 27 : Sekilas ulasan tentang urutan kronologi turunnya wahyu Sebelum beranjak ke penjelasan detail mengenai kehidupan di bawah naungan risalah dan nubuwwah, kami melihat perlu kita mengetahui urutan kronologi turunnya wahyu yang merupakan sumber risalah dan tinta dakwah. Ibnu al-Qayyim berkata, ketika menyinggung urutan kronologi turunnya wahyu tersebut: Pertama, berupa ar-Ru’ya ash-Shaadiqah (mimpi yang benar); ini merupakan permulaan …

Read More »

Sirah Nabawiyah 26 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu

Sirah Nabawiyah 26 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah bangun dan tetap bangun setelah perintah itu selama lebih dari dua puluh tahun; tidak pernah beristirahat dan tidak pula hanya hidup untuk kepentingan dirinya dan keluarganya. Bangun dan tetap bangun diatas pondasi dakwah kepada Allah, mengembankan di pundaknya beban yang amat berat namun beliau tidak …

Read More »

Sirah Nabawiyah 25 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu

Sirah Nabawiyah 25 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu Permulaan ayat-ayat tersebut (surat al-Muddatstsir) berbicara tentang panggilan langit nan agung- terekam dalam suara Yang Maha Besar dan Maha Tinggi- yang mengajurkan agar Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan urusan yang mulia ini dan memerintahkannya agar mengenyahkan tidur, selimut dan berhangat-hangat guna menyongsong panggilan jihad, berjuang dan menempuh jalan penuh ranjau; …

Read More »

Sirah Nabawiyah 24 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu

Sirah Nabawiyah 24 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu Ayat-ayat tersebut (Surat Al-Mudatsir 1-7) merupakan permulaan dari masa kerasulan (risalah) beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam alias datang setelah masa kenabian (nubuwwah) yang berjarak selama masa stagnan turunnya wahyu. Ayat-ayat tersebut mengandung dua jenis taklif (pembebanan syara’) beserta penjelasan konsekuensinya. Jenis pertama adalah mentaklif beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam dengan penyampaian (al-Balagh) …

Read More »

Sirah Nabawiyah 23 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu

Sirah Nabawiyah 23 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu Ibnu Hajar berkata: “Masa stagnan itu sungguh telah menghilangkan ketakutan yang telah dialami oleh beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam dan membuatnya bersemangat untuk kembali mengalaminya. Dan ketika hal ini benar terjadi dan beliau mulai menanti-nanti datangnya wahyu, maka datanglah malaikat Jibril ‘alaihissalam untuk kedua kalinya. Imam Bukhari meriwayatkan dari Jabir bin …

Read More »