Ibadah

Sirah Nabawiyah 19 : Tanda-tanda Kenabian

Sirah Nabawiyah 19 : Tanda-tanda Kenabian Tatkala usia beliau mencapai genap empat puluh tahun- yaitu usia yang melambangkan kematangan, dan ada riwayat yang menyatakan bahwa diusia inilah para Rasul diutus – tanda-tanda nubuwwah (kenabian) sudah tampak dan mengemuka, diantaranya; adanya sebuah batu di Mekkah yang mengucapkan salam kepada beliau, terjadinya ar-Ru’ya –ashShadiqah- (mimpi yang benar) yang datang berupa fajar subuh …

Read More »

Sirah Nabawiyah 18 : PERIODE MAKKAH

Sirah Nabawiyah 18 : PERIODE MAKKAH PERIODE MEKKAH Kehidupan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam setelah beliau dimuliakan oleh Allah dengan nubuwwah dan risalah terbagi menjadi dua periode yang masing-masing memiliki keistimewaan tersendiri secara total, yaitu: 1. PERIODE MEKKAH : berlangsung selama lebih kurang 13 tahun 2. PERIODE MADINAH : berlangsung selama 10 tahun penuh Dan masing-masing periode mengalami beberapa tahapan sedangkan …

Read More »

Bolehkah diwakilkan, bagi orang yang tidak mampu menunaikan umroh?

Tanya Jawab Seputar Haji – 17 Pertanyaan : Bolehkah diwakilkan, bagi orang yang tidak mampu menunaikan umroh? Jawaban Dari Abu Razin al-Uqaili, dia bercerita : “Aku pernah mendatangi Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam dan berkata : “Wahai Rasulullah, ayahku sudah tua renta dan sudah tidak sanggup lagi menunaikan haji, mengerjakan umrah, ataupun melakukan perjalanan.” Maka Rasulullah bersabda : “Kalau begitu, tunaikanlah …

Read More »

Boleh mengerjakan Umroh sebelum haji dan pada bulan-bulan haji ?

Tanya Jawab Seputar Haji – 16 Pertanyaan : Boleh mengerjakan Umroh sebelum haji dan pada bulan-bulan haji ? Jawaban: Seseorang boleh berumrah pada bulan apapun yang terdapat dalam satu tahun. Ia juga boleh melaksanakan ibadah ini pada bulan-bulan haji, meskipun tanpa menunaikan haji. Dari Ibnu Abbas, dia menuturkan: “Mereka (masyarakat pada zaman jahiliyah) dahulu menganggap umroh pada bulan-bulan haji termasuk …

Read More »

(Dalam Tahallul) Apa yang harus dilakukan oleh orang yang botak atau rambut kepalanya habis?

Tanya Jawab Seputar Haji – 15 Pertanyaan : (Dalam Tahallul) Apa yang harus dilakukan oleh orang yang botak atau rambut kepalanya habis? Jawaban: Orang yang botak (tidak berambut) atau telah mencukur habis rambut kepalanya, maka kewajiban mencukur habis atau memendekkan (al-halqu atau at-taqshir) menjadi gugur, karena tidak berambut, terutama bagi mereka yang botak. sebab orang yang botak rambutnya tidak tumbuh. …

Read More »

Apakah hikmah mencium hajar aswad itu adalah tabarruk (mencari berkah)?

Tanya Jawab Seputar Haji – 14 Pertanyaan : Apakah hikmah mencium hajar aswad itu adalah tabarruk (mencari berkah)? Jawaban: Mencium hajar aswad itu merupakan ibadah, di mana seseorang menciumnya tanpa ada hubungan antara dia dengan hajar aswad SELAIN beribadah kepada Allah semata dengan mengagungkanNya dan mencontoh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam dalam hal itu, sebagaimana ditegaskan oleh Amirul Mukminin, Umar bin …

Read More »

Apa hukum diskusi ilmiah pada saat thawaf?

Tanya Jawab Seputar Haji – 13 Hukum diskusi ilmiah saat thawaf atau sa’i Pertanyaan : Apa hukum diskusi ilmiah di saat melakukan thawaf atau sa’i? Jawaban: Diskusi ilmiah di saat thawaf atau melakukan sa’i itu tidak apa-apa, tidak membatalkan thawaf maupun sa’i, akan tetapi yang afdhal adalah menyibukkan diri dengan dzikir, sebab thawaf itu cepat selesai dan habis, sedangkan diskusi …

Read More »

Bagaimana hukumnya wanita haid yang melakukan thawaf?

Tanya Jawab Seputar Haji – 12 Perempuan haid/nifas berthawaf Pertanyaan : Saya seorang perempuan bertanya : Saya telah menunaikan ibadah haji dan pada saat itu haid datang, namun karena saya malu saya tidak memberitahukannya kepada siapa pun. Lalu saya masuk ke dalam masjidil haram untuk melakukan shalat dan thawaf serta sa’i. Lalu bagaimana dan apa kewajiban saya, sebab haid tersebut …

Read More »

Apa hukum bergantung / menempelkan diri pada kelambu Ka’bah?

Tanya Jawab Seputar Haji – 11 Hukum bergantung pada kelambu/kiswah Ka’bah Pertanyaan : Apa hukum bergantung kepada kelambu Ka’bah atau menempelkan diri kepadanya? Jawaban: Bergantung kepada kelambu Ka’bah atau menempelkan diri kepadanya tidak ada dasarnya di dalam ajaran Islam. Maka dari itu ketika Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu melihat Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu melakukan thawaf di Ka’bah dan beristislam kepada semua sudut …

Read More »