Ibadah

Sirah Nabawiyah 28 : Sekilas ulasan tentang urutan kronologi turunnya wahyu (2)

November 16, 2017

Sirah Nabawiyah 28 : Sekilas ulasan tentang urutan kronologi turunnya wahyu (2) Keempat, berupa bunyi gemerincing lonceng yang datang kepada beliau; peristiwa ini merupakan pengalaman yang paling berat bagi beliau dimana malaikat memakai cara ini hingga membuat keningnya mengerut bersimbah peluh. Ini terjadi di hari yang amat dingin. Demikian pula, mengakibatkan onta beliau duduk bersimpuh […]

Read More

Sirah Nabawiyah 27 : Sekilas ulasan tentang urutan kronologi turunnya wahyu

November 14, 2017

Sirah Nabawiyah 27 : Sekilas ulasan tentang urutan kronologi turunnya wahyu Sebelum beranjak ke penjelasan detail mengenai kehidupan di bawah naungan risalah dan nubuwwah, kami melihat perlu kita mengetahui urutan kronologi turunnya wahyu yang merupakan sumber risalah dan tinta dakwah. Ibnu al-Qayyim berkata, ketika menyinggung urutan kronologi turunnya wahyu tersebut: Pertama, berupa ar-Ru’ya ash-Shaadiqah (mimpi […]

Read More

Sirah Nabawiyah 26 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu

November 13, 2017

Sirah Nabawiyah 26 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah bangun dan tetap bangun setelah perintah itu selama lebih dari dua puluh tahun; tidak pernah beristirahat dan tidak pula hanya hidup untuk kepentingan dirinya dan keluarganya. Bangun dan tetap bangun diatas pondasi dakwah kepada Allah, mengembankan di pundaknya beban yang […]

Read More

Sirah Nabawiyah 25 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu

November 11, 2017

Sirah Nabawiyah 25 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu Permulaan ayat-ayat tersebut (surat al-Muddatstsir) berbicara tentang panggilan langit nan agung- terekam dalam suara Yang Maha Besar dan Maha Tinggi- yang mengajurkan agar Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan urusan yang mulia ini dan memerintahkannya agar mengenyahkan tidur, selimut dan berhangat-hangat guna menyongsong panggilan jihad, berjuang […]

Read More

Sirah Nabawiyah 24 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu

November 8, 2017

Sirah Nabawiyah 24 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu Ayat-ayat tersebut (Surat Al-Mudatsir 1-7) merupakan permulaan dari masa kerasulan (risalah) beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam alias datang setelah masa kenabian (nubuwwah) yang berjarak selama masa stagnan turunnya wahyu. Ayat-ayat tersebut mengandung dua jenis taklif (pembebanan syara’) beserta penjelasan konsekuensinya. Jenis pertama adalah mentaklif beliau Shallallahu […]

Read More

Sirah Nabawiyah 23 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu

November 8, 2017

Sirah Nabawiyah 23 : Jibril ‘alaihissalam Turun Kembali Membawa Wahyu Ibnu Hajar berkata: “Masa stagnan itu sungguh telah menghilangkan ketakutan yang telah dialami oleh beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam dan membuatnya bersemangat untuk kembali mengalaminya. Dan ketika hal ini benar terjadi dan beliau mulai menanti-nanti datangnya wahyu, maka datanglah malaikat Jibril ‘alaihissalam untuk kedua kalinya. Imam […]

Read More

Sirah Nabawiyah 19 : Tanda-tanda Kenabian

November 7, 2017

Sirah Nabawiyah 19 : Tanda-tanda Kenabian Tatkala usia beliau mencapai genap empat puluh tahun- yaitu usia yang melambangkan kematangan, dan ada riwayat yang menyatakan bahwa diusia inilah para Rasul diutus – tanda-tanda nubuwwah (kenabian) sudah tampak dan mengemuka, diantaranya; adanya sebuah batu di Mekkah yang mengucapkan salam kepada beliau, terjadinya ar-Ru’ya –ashShadiqah- (mimpi yang benar) […]

Read More

Sirah Nabawiyah 18 : PERIODE MAKKAH

September 22, 2017

Sirah Nabawiyah 18 : PERIODE MAKKAH PERIODE MEKKAH Kehidupan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam setelah beliau dimuliakan oleh Allah dengan nubuwwah dan risalah terbagi menjadi dua periode yang masing-masing memiliki keistimewaan tersendiri secara total, yaitu: 1. PERIODE MEKKAH : berlangsung selama lebih kurang 13 tahun 2. PERIODE MADINAH : berlangsung selama 10 tahun penuh Dan masing-masing […]

Read More

Bolehkah diwakilkan, bagi orang yang tidak mampu menunaikan umroh?

September 13, 2017

Tanya Jawab Seputar Haji – 17 Pertanyaan : Bolehkah diwakilkan, bagi orang yang tidak mampu menunaikan umroh? Jawaban Dari Abu Razin al-Uqaili, dia bercerita : “Aku pernah mendatangi Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam dan berkata : “Wahai Rasulullah, ayahku sudah tua renta dan sudah tidak sanggup lagi menunaikan haji, mengerjakan umrah, ataupun melakukan perjalanan.” Maka Rasulullah […]

Read More