Site Loader

LOCATION

Yogyakarta, Indonesia

Setelah turun perintah Dakwah secara terang-terangan, orang-orang Quraisy bangkit untuk menghadang dakwah-dakwah yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu “Alaihi Wa Sallam karena mereka khawatir akan merusak tradisi warisan nenek moyang mereka. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah dengan mendatangi paman Nabi Abu Thalib, mereka meminta kepadanya agar menghentikan segala apa pun yang dilakukan anak saudarnya.

sumber gambar: http://www.flickr.com/photos/bentaher/4292450839/in/set-72157622511383127.jpg

Ibnu Ishaq menuturkan, beberapa pemuka Quraisy pergi ke tempat Abu Thalib, lalu berkata,

” Wahai Abu Thalib, sesungguhnya anak saudaramu telah mencaci maki sesembahan kami, mencela agama kami, membodohkan harapan-harapan kami dan menyyesatkan nenek moyang kami.  Engkau boleh mencegahnya agar tidak mengganggu kami, atau biarkan antara dia dan kami, toh engkau juga seperti kami untuk menentangnya, sehingga kita bisa mencegahnya.”

Dengan perkataan yang halus dan penolakan yang lembut Abu Thalib menolak permintaan mereka. Maka mereka pun pulang dengan tangan hampa, sehingga Rasulullah Shallallahu “Alaihi Wa Sallam bisa melanjutkan dakwah, menampakkan agama Allah.

.

Nantikan di kisah selanjutnya!

Sumber : Kitab Ar-Rahiqul Makhtum Karya Syaikh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury

Serial Sirah Nabawiyah akan diterbitkan setiap hari Kamis. In syaa Allah.

Rasakan pengalaman mengunjungi tempat-tempat bersejarah langsung dari sumbernya mekkah-madinah, kunjungi halaman katalog paket umroh kami. SEGERA hubungi, informasi dan pendaftaran :  0877 3862 8444 (Ustd. Endar) atau isilah formulir online berikut ini.

Post Author: Reza Prasetya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *