Site Loader

LOCATION

Yogyakarta, Indonesia

Di dalam Shahih Bukhari, dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

“Rasulullah keluar pada suatu malam, lalu beliau shalat di masjid, lalu shalatlah beberapa orang bersama beliau. Kemudian pada malam berikutnya Rasulullah shalat lagi, maka orang-orang pun bertambah banyak. Kemudian pada malam ketiga atau keempat para sahabat berkumpul, namun Rasulullah tidak keluar kepada mereka. Maka tatkala shalat subuh, Rasulullah bersabda: Sungguh aku telah melihat apa yang kalian lakukan, dan tidaklah menghalangiku untuk keluar kepada kalian melainkan karena aku khawatir (shalat ini) akan
diwajibkan kepada kalian.” Dan itu pada saat bulan Ramadhan.

Adapun menurut sunnah dilakukan sebelas rakaat, lalu mengucapkan salam pada tiap dua rakaat. Karena ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha pernah ditanya tentang tata cara shalat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada bulan Ramadhan, maka ‘Aisyah pun menjawab:

“Tidaklah Rasulullah menambah di bulan Ramadhan dan juga pada bulan selainnya lebih dari sebelas rakaat.” (Muttafaqun `Alaih)

Di dalam kitab Al-Muwattha‘, dari Muhammad bin Yusuf (seorang yang tsiqah dan tsabt) dari Saib bin Yazid (seorang sahabat) bahwasanya Umar bin Khatthab Radhiyallahu ‘anhu memerintahkan Ubay bin Ka‘ab dan Tamim Ad-Dari agar keduanya mendirikan shalat tarawih sebanyak sebelas rakaat.

Dan jikalau jumlah rakaat yang sebelas ini ditambah, maka tidaklah mengapa. Karena Nabi MuhammadU pernah ditanya tentang shalat sunnah pada malam hari, lantas beliau menjawab:
“Dua, dua, lalu apabila salah seorang di antara kalian khawatir akan tibanya waktu subuh, maka shalatlah satu rakaat yang dengannya ia menjadikan shalatnya menjadi witir.” (Mutafaqun ’Alaih)

Namun menjaga jumlah bilangan shalat tarawih yang telah datang (ketetapannya) dari sunnah dan dilakukan secara perlahan-lahan sambil memperpanjang shalat yang tidak memberatkan manusia, maka hal ini lebih utama dan lebih sempurna.

Sumber : Kitab : FUSHUL FI SHIYAM, Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Edisi Indonesia: Meraih Surga Di Bulan Ramadhan, hal : 34-35

Like fanpage dan instagram kami @almadinahtour untuk mendapatkan artikel-artikel islami bermanfaat dan informasi Haji dan Umroh yang murah dan terjangkau.

www.almadinahtour.com
082265938444
087738628444 (WA)

Post Author: Reza Prasetya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *