Apa Perbedaan Haji dan Umroh yang Perlu Anda Ketahui

Haji dan umrah merupakan dua hal yang saling berkaitan satu sama lain, keduanya memiliki banyak persamaan meliputi syarat wajib, syarat sah, kesunahan, hal-hal yang membatalkan, dan perkara-perkara yang diharamkan saat melakukan dua ibadah tersebut. Meski demikian, keduanya juga memiliki beberapa titik perbedaan. Sudah tau kah Anda apa perbedaan Haji dan Umroh? Jika belum silahkan simak beberapa ulasan berikut.

Haji adalah rukun kelima dari lima rukun Islam. Secara bahasa haji memiliki arti menyengaja atau bermaksud melakukan sesuatu. Sedangkan menurut istilah Haji adalah menyengaja menuju Ka’bah untuk melaksanakan ibadah tertentu. Haji merupakan ibadah yang diserap dari syari’at para nabi terdahulu. Hal ini terbukti dari satu riwayat bahwa Nabi Adam ‘alaihissalam pernah melaksanakan haji dari India sebanyak 40 kali dengan berjalan kaki, bahkan menurut Ibnu Ishaq Allah subhanahu wata’ala tidak mengutus seorang Nabi setelah Nabi Ibrahim kecuali ia pernah melaksanakan haji.

Umrah secara bahasa dapat diartikan berziarah ke tempat ramai atau berpenghuni, sedangkan menurut istilah adalah menyengaja menuju Ka’bah untuk melaksanakan ibadah tertentu. Nah itulah perbedaan secara singkat tentag Haji dan Umrah. Berikut penjelasan tentang apa perbedaan Haji dan Umrah.

Perbedaan Haji dan Umroh

  1. Perbedaan Hukum

Perbedaan antara Haji dan Umrah yang pertama adalah berdasarkan pada hukumnya. Haji merupakan salah satu rukun Islam ke lima, dan hukumnya wajib dilaksanakan bagi umat muslim yang mampu. Sedangkan, umroh hukumnya sunnah muakad atau sunnah yang diutamakan.

  1. Waktu Pelaksanaannya

Ibadah Haji hanya bisa dilakukan pada Bulan Haji, yaitu yang bertepatan pada tanggal 9 sampai 13 Dzulhijjah. Atau dengan kata lain, Ibadah Haji hanya bisa dilakukan satu tahun sekali. Sementara, Ibadah Umroh dapat dikerjakan kapan pun kecuali pada tanggal yang dimakruhkan, yaitu pada Arofah (9 Dzulhijjah), Hari Nahar pada 10 Dzulhijjah, dan Hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah). Atau dengan kata lain, Ibadah Umroh tidak dapat dilaksanakan pada waktu dilangsungkannya ibadah haji.

  1. Tempat Pelaksanaan

Selain waktu pelaksanannya, terdapat juga perbedaan dalam tempat pelaksanaannya. Keduanya memang dilaksanakan di Makkah, namun pada ibadah haji seseorang harus menunaikan rukun yang bertempat di luar Makkah. Adapun rukunnya yaitu melakukan wukuf di Arafah, mabit (menginap) di Muzdhalifah, dan melempar jumroh di Mina.

  1. Perbedaan Rukun

Pada waktu umroh, seseorang menunaikan rukun antara lain Ihram, Tawaf, Sya’i, dan Tahalul. Sedangkan pada saat haji, semua rukun tersebut dilakukan dengan menambah 3 rukun haji yaitu wukuf di Arafah, mabit (menginap) di Muzdhalifah, dan melempar jumroh di Mina.

Nah, itulah tadi sedikit penjelasan tentang apa perbedaan Haji dan Umrah. Jadi, jangan sampai salah waktu ya. Jika Anda membutuhkan jasa tour umroh, Anda bisa membuka almadinahtour.com, atau juga bisa menghubungi contak berikut +62 87738628444  atau +62 82265938444 dan dijamin Mabrur.

atau chat whatsapp kami dengan klik ->

Contact PersonWhatsApp us

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp WhatsApp us